Thursday, July 07, 2005

Teks Proklamasi...

Tadi pada gue bingung mau tulis apa... lebih baik gue tulis teks proklamasi... buat loe2 pada yang merasa orang indonesia harus tau teks ini...

Teks Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta








Sunday, July 03, 2005

Puisi...

Tak Sanggup

Tak sanggup kulafazkan cinta
Kerana takut hatikan kecewa....
Tak sanggup kuucapkan sayang
Bila dihati masih terbayang.....
Dilukai ketika dulu...
Pedihnya masih menghantuiku

Serik dah ku rasa
Mempercayai cintakan abadi selamanya
Hingga ku dinoda
Menyerahkan jiwa untuk dikecewa akhirnya
Tak sanggup aku dihimpit pilu

Oh benar tak sanggup kuikrarkan janji
Yang tak mampu untuk dikotai...
Bukannya jiwa tak berkasih
Luka lama kurasakan masih mencurigai gerak hatiku..
Pedihnya masih menghantuiku

Oh benar tak sanggup ku berduka lagi
Meletak harapan terlalu tinggi
Tak sanggup kugadaikan cinta
Pabila dipertaruhkan jiwa...
Dilukai...dibelenggu..
Pedihnya masih menghantuiku

Wednesday, June 29, 2005

Kabar Paskibra....

Calon Anggota Paskibraka Meninggal Setelah Latihan

Jakarta, Kompas - Seorang calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka DKI Jakarta 2005, Nurul Akbar Kharisma (16), dilaporkan meninggal sesaat setelah latihan di Lapangan Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Selatan, Minggu (5/6) malam. Hari Senin kemarin jenazahnya dimakamkan di Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat.

"Banyak sekali yang merasa kehilangan atas kematian Nurul. Kepergiannya sama sekali tidak terduga," kata Zakaria (37), tetangga Nurul yang ditemui Kompas.

Menurut Zakaria yang tinggal di sebelah rumah keluarga Nurul, jenazah siswi SMU Sudirman, Cijantung, Jakarta Timur, itu diberangkatkan sekitar pukul 10.30. Ia sendiri tidak ikut mengantar jenazah Nurul sehingga dia pula yang menemui setiap pelayat yang tidak sempat melepas kepergian Nurul.

Nurul yang tinggal di Jalan Tanjung Raya No 20-21 RT 10 RW 12, Kompleks Perumahan Kranggan Permai, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi, itu terjaring menjadi calon anggota Paskibraka DKI yang akan bertugas pada 17 Agustus 2005 mendatang.

Menurut Zakaria, Nurul meninggal di Rumah Sakit (RS) MMC, Minggu malam, setelah mengikuti latihan calon Paskibraka di lapangan Soemantri Brodjonegoro sejak Minggu pagi. Sekitar pukul 18.30, katanya, ada yang memberitahu pihak keluarga bahwa Nurul dalam kondisi kritis di RS MMC.

Selanjutnya, orangtua Nurul beserta warga mengendarai empat mobil pergi ke MMC. Ketika sampai di rumah sakit sekitar pukul 22.00, Nurul ternyata sudah meninggal. "Saya pegang tangan jenazah Nurul saat itu sudah kaku," kata Zakaria.

Masih menurut Zakaria, Nurul berangkat ke lapangan Soemantri Brodjonegoro, Minggu sekitar pukul 06.00. Saat itu ayahnya (Edi Nuryadi) sempat berpesan agar uang saku yang diberikan sebesar Rp 40.000 cukup untuk ongkos pergi pulang dengan kendaraan umum.

Sejauh ini belum diperoleh mengenai penyebab kematian korban. Salah satu senior yang melatih calon anggota Paskibraka DKI yang dihubungi enggan memberikan keterangan.

Menurut salah satu orangtua mantan anggota Paskibraka menyatakan, latihan yang melibatkan senior itu tidak didampingi tim kesehatan. (NAW)

Sunday, June 26, 2005

Programmable Logic Controller

Pemanfaatan Programmable Logic Controller dalam Dunia Industri

Perkembangan industri dewasa ini, khususnya dunia industri di negara kita, berjalan amat pesat seiring dengan meluasnya jenis produk-produk industri, mulai dari apa yang digolongkan sebagai industri hulu sampai dengan industri hilir. Kompleksitas pengolahan bahan mentah menjadi bahan baku, yang berproses baik secara fisika maupun secara kimia, telah memacu manusia untuk selalu meningkatkan dan memperbaiki unjuk kerja sistem yang mendukung proses tersebut, agar semakin produktif dan efisien. Salah satu yang menjadi perhatian utama dalam hal ini ialah penggunaan sistem pengendalian proses industri (sistem kontrol industri).

Dalam era industri modern, sistem kontrol proses industri biasanya merujuk pada otomatisasi sistem kontrol yang digunakan. Sistem kontrol industri dimana peranan manusia masih amat dominan (misalnya dalam merespon besaran-besaran proses yang diukur oleh sistem kontrol tersebut dengan serangkaian langkah berupa pengaturan panel dan saklar-saklar yang relevan) telah banyak digeser dan digantikan oleh sistem kontrol otomatis. Sebabnya jelas mengacu pada faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi dan produktivitas industri itu sendiri, misalnya faktor human error dan tingkat keunggulan yang ditawarkan sistem kontrol tersebut. Salah satu sistem kontrol yang amat luas pemakaiannya ialah Programmable Logic Controller (PLC). Penerapannya meliputi berbagai jenis industri mulai dari industri rokok, otomotif, petrokimia, kertas, bahkan sampai pada industri tambang, misalnya pada pengendalian turbin gas dan unit industri lanjutan hasil pertambangan. Kemudahan transisi dari sistem kontrol sebelumnya (misalnya dari sistem kontrol berbasis relay mekanis) dan kemudahan trouble-shooting dalam konfigurasi sistem merupakan dua faktor utama yang mendorong populernya PLC ini.

Artikel ini mecoba memberikan gambaran ringkas tentang PLC ini dari sudut pandang piranti penyusunnya.

Apakah Sebenarnya PLC itu?

NEMA (The National electrical Manufacturers Association) mendefinisikan PLC sebagai piranti elektronika digital yang menggunakan memori yang bisa diprogram sebagai penyimpan internal dari sekumpulan instruksi dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi tertentu, seperti logika, sekuensial, pewaktuan, perhitungan, dan aritmetika, untuk mengendalikan berbagai jenis mesin ataupun proses melalui modul I/O digital dan atau analog.

PLC merupakan sistem yang dapat memanipulasi, mengeksekusi, dan atau memonitor keadaan proses pada laju yang amat cepat, dengan dasar data yang bisa diprogram dalam sistem berbasis mikroprosesor integral. PLC menerima masukan dan menghasilkan keluaran sinyal-sinyal listrik untuk mengendalikan suatu sistem. Dengan demikian besaran-besaran fisika dan kimia yang dikendalikan, sebelum diolah oleh PLC, akan diubah menjadi sinyal listrik baik analog maupun digital,yang merupakan data dasarnya.. Karakter proses yang dikendalikan oleh PLC sendiri merupakan proses yang sifatnya bertahap, yakni proses itu berjalan urut untuk mencapai kondisi akhir yang diharapkan. Dengan kata lain proses itu terdiri beberapa subproses, dimana subproses tertentu akan berjalan sesudah subproses sebelumnya terjadi. Istilah umum yang digunakan untuk proses yang berwatak demikian ialah proses sekuensial (sequential process). Sebagai perbandingan, sistem kontrol yang populer selain PLC, misalnya Distributed Control System (DCS), mampu menangani proses-proses yang bersifat sekuensial dan juga kontinyu (continuous process) serta mencakup loop kendali yang relatif banyak.

Piranti Penyususnan PLC

PLC yang diproduksi oleh berbagai perusahaan sistem kontrol terkemuka saat ini biasanya mempunyai ciri-ciri sendiri yang menawarkan keunggulan sistemnya, baik dari segi aplikasi (perangkat tambahan) maupun modul utama sistemnya. Meskipun demikian pada umumnya setiap PLC (sebagaimana komputer pribadi Anda yang cenderung mengalami standarisasi dan kompatibel satu sama lain) mengandung empat bagian (piranti) berikut ini:
  1. Modul Catu daya.
  2. Modul CPU.
  3. Modul Perangkat Lunak.
  4. Modul I/O.
Gambar 1

Gambar 2
Gambar 2. Interaksi antar modul dalam PLC Trisen TS3000.

Modul Catu Daya (Power Supply: PS)

PS memberikan tegangan DC ke berbagai modul PLC lainnya selain modul tambahan dengan kemampuan arus total sekitar 20A sampai 50A, yang sama dengan battery lithium integral (yang digunakan sebagai memory backup). Seandainya PS ini gagal atau tegangan bolak balik masukannya turun dari nilai spesifiknya, isi memori akan tetap terjaga. PLC buatan Triconex, USA, yakni Trisen TS3000 bahkan mempunyai double power supply yang berarti apabila satu PS-nya gagal, PS kedua otomatis akan mengambil alih fungsi catu daya sistem.

Modul CPU

Modul CPU yang disebut juga modul kontroler atau prosesor terdiri dari dua bagian:
    1. Prosesor
    2. Memori
1. Prosesor berfungsi:
    • mengoperasikan dan mengkomunikasikan modul-modul PLC melalui bus-bus serial atau paralel yang ada.
    • Mengeksekusi program kontrol.
2. Memori, yang berfungsi:
    • Menyimpan informasi digital yang bisa diubah dan berbentuk tabel data, register citra, atau RLL (Relay Ladder Logic), yang merupakan program pengendali proses.
Pada PLC tertentu kadang kita jumpai pula beberapa prosesor sekaligus dalam satu modul, yang ditujukan untuk mendukung keandalan sistem. Beberapa prosesor tersebut bekerja sama dengan suatu prosedur tertentu untuk meningkatkan kinerja pengendalian. Contoh PLC jenis ini ialah Trisen TS3000 mempunyai tiga buah prosesor dengan sistem yang disebut Tripple Redundancy Modular.

Kapasitas memori pada PLC juga bervariasi. Trisen TS3000, misalnya, mempunyai memori 384 Kbyte (SRAM) untuk program pengguna dan 256 Kbyte (EPROM) untuk sistem operasinya. Simatic S5 buatan Siemens mempunyai memori EPROM 16Kbyte dan RAM 8 Kbyte. PLC FA-3S Series mempunyai memori total sekitar 16 Kbyte. Kapasitas memori ini tergantung penggunaannya dan seberapa jauh Anda sebagai mengoptimalisasikan ruang memori PLC yang Anda miliki, yang berarti pula tergantung seberapa banyak lokasi yang diperlukan program kontrol untuk mengendalikan plant tertentu. Program kontrol untuk pengaliran bahan bakar dalam turbin gas tentu membutuhkan lokasi memori yang lebih banyak dibandingkan dengan program kontrol untuk menggerakkan putaran mekanik robot pemasang bodi mobil pada industri otomotif. Suatu modul memori tambahan bisa juga diberikan ke sistem utama apabila kebutuhan memori memang meningkat.

Modul Program Perangkat Lunak

PLC mengenal berbagai macam perangkat lunak, termasuk State Language, SFC, dan bahkan C. Yang paling populer digunakan ialah RLL (Relay Ladder Logic). Semua bahasa pemrograman tersebut dibuat berdasarkan proses sekuensial yang terjadi dalam plant (sistem yang dikendalikan). Semua instruksi dalam program akan dieksekusi oleh modul CPU, dan penulisan program itu bisa dilakukan pada keadan on line maupun off line. Jadi PLC dapat bisa ditulisi program kontrol pada saat ia mengendalikan proses tanpa mengganggu pengendalian yang sedang dilakukan. Eksekusi perangkat lunak tidak akan mempengaruhi operasi I/O yang tengah berlangsung.

Modul I/O

Modul I/O merupakan modul masukan dan modul keluaran yang bertugas mengatur hubungan PLC dengan piranti eksternal atau periferal yang bisa berupa suatu komputer host, saklar-saklar, unit penggerak motor, dan berbagai macam sumber sinyal yang terdapat dalam plant.

1. Modul masukan

    Modul masukan berfungsi untuk menerima sinyal dari unit pengindera periferal, dan memberikan pengaturan sinyal, terminasi, isolasi, maupun indikator keadaan sinyal masukan. Sinyal-sinyal dari piranti periferal akan di-scan dan keadaannya akan dikomunikasikan melalui modul antarmuka dalam PLC.

    Beberapa jenis modul masukan di antaranya:

      - Tegangan masukan DC (110, 220, 14, 24, 48, 15-30V) atau arus C(4-20mA).
      - Tegangan AC ((110, 240, 24, 48V) atau arus AC (4-20mA).
      - Masukan TTL (3-15V).
      - Masukan analog (12 bit).
      - Masukan word (16-bit/paralel).
      - Masukan termokopel.
      - Detektor suhu resistansi (RTD).
      - Relay arus tinggi.
      - Relay arus rendah.
      - Masukan latching (24VDC/110VAC).
      - Masukan terisolasi (24VDC/85-132VAC).
      - Masukan cerdas (mengandung mikroprosesor).
      - Masukan pemosisian (positioning).
      - Masukan PID (proporsional, turunan, dan integral).
      - Pulsa kecepatan tinggi.
      - Dll.

2. Modul keluaran

    Modul keluaran mengaktivasi berbagai macam piranti seperti aktuator hidrolik, pneumatik, solenoid, starter motor, dan tampilan status titik-titik periferal yang terhubung dalam sistem. Fungsi modul keluaran lainnya mencakup conditioning, terminasi dan juga pengisolasian sinyal-sinyal yang ada. Proses aktivasi itu tentu saja dilakukan dengan pengiriman sinyal-sinyal diskret dan analog yang relevan, berdasarkan watak PLC sendiri yang merupakan piranti digital. Beberapa modul keluaran yang lazim saat ini di antaranya:
      - Tegangan DC (24, 48, 110V) atau arus DC (4-20mA
      - Tegangan AC (110, 240V) atau arus AC (4-20mA).
      - Keluaran analog (12-bit).
      - Keluaran word (16-bit/paralel)
      - Keluaran cerdas.
      - Keluaran ASCII.
      - Port komunikasi ganda.
    Dengan berbagai modul di atas PLC bekerja mengendalikan berbagai plant yang kita miliki. Mengingat sinyal-sinyal yang ditanganinya bervariasi dan merupakan informasi yang memerlukan pemrosesan saat itu juga, maka sistem yang kita miliki tentu memiliki perangkat pendukung yang mampu mengolah secara real time dan bersifat multi tasking,. Anda bayangkan bahwa pada suatu unit pembangkit tenaga listrik misalnya, PLC Anda harus bekerja 24 jam untuk mengukur suhu buang dan kecepatan turbin, dan kemudian mengatur bukaan katup yang menentukan aliran bahan bakar berdasarkan informasi suhu buang dan kecepatan di atas., agar didapatkan putaran generator yang diinginkan! Pada saat yang sama sistem pelumasan turbin dan sistem alarm harus bekerja baik baik di bawah pengendalian PLC! Suatu piranti sistem operasi dan komunikasi data yang andal tentu harus kita gunakan. Teknologi cabling, pemanfaatan serat optik, sistem operasi berbasis real time dan multi tasking semacam Unix, dan fasilitas ekspansi yang memadai untuk jaringan komputer merupakan hal yang lazim dalam instalasi PLC saat ini.

Wednesday, June 22, 2005

Lagu..Kebangsaan...

Hari ini gue bingung mau tulis apa yach... lebih baik gue tulis lagu kebangsaan buat loe2 pada yang merasa cewex dan cowox.... lagu nya adalah seperti ini :
Tapi sebelum Loe2 pada baca... pikirin loe harus bersih dan jauhi pikiran2 kotor yang dapat merusak iman loe.. itu kata ustadz sanusi... oke coy... jagalah punya anda... jangan sampai hilang... kalau hilang wah... bahaya... selamat membaca...

Lagu Untuk Laki-Laki
Lihat burungku penuh dengan bulu....
Bertelur duaa... sejak dari dulu...
Setiap hari dibawa selalu...
Kekar dan kaku... kadang-kadang layuuu.....
Lagu Untuk Wanita
Lihat kebunku penuh dengan bulu...
Tempat bertelur para2 burung...
Setiap hari terbuka dan tertutup...
Membuat burung... kekar dan kaku...
By...Kireina...

Tuesday, June 21, 2005

Teka_Teki....

Positif tingking...
Alat ini sangat berguna dan biasanya panjangnya antara 15 - 20 cm. Alat ini sangat disukai, baik oleh pria maupun wanita. Alat ini biasanya tergantung bebas, siap setiap saat untuk di pakai. Alat ini di salah satu ujungnya berambut dan diujung yang lain memiliki sebuah lubang yang kecil.

Pada saat di gunakan, alat ini di masukan, selalu dengan penuh perasaan, kadang-kadang pelan . . . . namun kadang-kadang juga cepat mengikuti irama, di masukan ke dalam lubang yang hangat, berdaging, basah dan licin. Selanjutnya ditarik, di masukan terus menerus berulang-ulang. Pada saat dimasukan, biasanya diikuti dengan goyangan bagian tubuh yang lain.
Setiap orang yg mendengarkannya, pasti mengerti iramanya.
Pada saat akhirnya alat ini di tarik keluar, yang tertinggal adalah cairan putih yang kental, lengket dan akibatnya lubang tempat alat itu di masukan perlu di lap dan di bersihkan.

Setelah semuanya selesai . . . kembali alat ini tergantung bebas . . . . . siap untuk di gunakan lagi, biasanya sebanyak dua atau tiga kali setiap hari . . . .
Tapi kadang-kadang bisa juga lebih untuk orang muda dan bisa juga kurang buat engkong-engkong yang udah tua . . . .

Alat ini adalah . . . . . ( terus ke bawah )
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
:Sesuatu alat yang sangat rahasia , dan vital banget ........
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
:Udeh pegel belon ? ?
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jawabannya adalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . S I K A T G I G I ! ! ! . . . . .


Botol dan Cewex
apa bedanya botol dengan cewek?
jawab: kalau botol diisi dulu baru disumbat,dan kalau cewek disumbat dulu baru diisi


Metromini
Endy : Apa bedanya taman mini, metromini, dan rok mini ?
indra: kalo taman mini luas, metromini itu mobil, dan kalo rok mini itu kecil
Endy : salah, salah dan salah
indra: terus apa yang bener?
Endy : gini Kalo didalam taman mini pasti ada metro mini terus kalo didalam metro mini pasti ada rok mini, dan..... kalo didalam rok mini pasti ada taman mini
indra: jorok lo...


Pahlawan dan Perawan
Tanya : " Apakah perbedaan antara seorang pahlawan dan seorang perawan . "
Jawab : " Pahlawan berjuang sampai titik darah penghabisan, sedangkan perawan berjuang hingga titik darah yang pertama. "

Wednesday, June 15, 2005

IP Subnetting....

Penentuan... IP SubnetMask... 

IP Address :
192.168.0.1/30
Netmask : 255.255.255.252 = 30
IP Network : 192.168.0.0/30
IP Broadcast : 192.168.0.3
Jumlah Host Min : 192.168.0.1
Jumlah Host Max : 192.168.0.2
Jumlah Host/Net yang dapat digunakan : 2
=====================================================================================
IP Address : 192.168.0.1/29
Netmask : 255.255.255.248 = 29
IP Network : 192.168.0.0/29
IP Broadcast : 192.168.0.7
Jumlah Host Min : 192.168.0.1
Jumlah Host Max : 192.168.0.6
Jumalah Hosts/Net yang dapat digunakan : 6
=====================================================================================
Ip Address : 192.168.0.1
Netmask : 255.255.255.240 = 28
IP Network : 192.168.0.0/28
IP Broadcast : 192.168.0.15
Jumlah Host Min : 192.168.0.1
Jumlah Host Max : 192.168.0.14
Jumlah Hosts/Net yang dapat digunkan : 14
=====================================================================================
IP Address : 192.168.0.1
Netmask : 255.255.255.224 = 27
IP Network : 192.168.0.0/27
IP Broadcast : 192.168.0.31
Jumlah Host Min : 192.168.0.1
Jumlah Host Max : 192.168.0.30
Jumlah Hosts/Net yang dapat digunkan : 30
=====================================================================================

IP Address : 192.168.0.1
Netmask : 255.255.255.192 = 26
IP Network : 192.168.0.0/26
IP Broadcast : 192.168.0.63
Jumlah Host Min : 192.168.0.1
Jumlah Host Max : 192.168.0.62
Jumlah Hosts/Net yang dapat digunakan : 62
=====================================================================================
IP Address : 192.168.0.1
Netmask : 255.255.255.128 = 25
IP Network : 192.168.0.0/25
IP Broadcast : 192.168.0.127
Jumlah Host Min : 192.168.0.1
Jumlah Host Max : 192.168.0.126
Jumlah
Hosts/Net yang dapat digunakan : 126
=====================================================================================
IP Address : 192.168.0.1
Netmask : 255.255.255.0 = 24
IP Network : 192.168.0.0/24
IP Broadcast : 192.168.0.255
Jumlah Host Min : 192.168.0.1
Jumlah Host Max : 192.168.0.254
Jumlah Hosts/Net yang dapat digunkan : 254
=====================================================================================

Untuk mencoba IP dapat mencarinya di http://jodies.de/ipcalc
atau search di http://www.google.com kemudian ketik di mesin cari IP Calc